09:09, Someone’s Missing You (drabble)

Author     : Levina Putri (twitter @puputlevina)

Title         : 09:09, Someone’s Missing You

Genre       : Romance

Rating      : Teens

Main cast : – B1A4 Baro as Baro

–          Song Yoonkyu (maybe) as You

 

this is my first drabble, enjoy ^^

 

Author POV

“We’re over…”

 

“Arrrrrghh!!” Yoonkyu bangun dari tidur-tidurannya (?). Menendang-nendang kakinya ke udara dalam posisi duduk, “Kenapa lagi-lagi kata-kata itu menghantuiku!”

Ne, sudah hampir dua minggu ini Yoonkyu seperti dihantui oleh suaranya sendiri. Suaranya dengan kalimat yang sama yang ia ucapkan minggu lalu.

“Ya Tuhan, apa aku salah sudah memutuskannya? Apa aku membohongi perasaanku sendiri?” Yoonkyu murung di atas tempat tidurnya sendiri. Matanya melirik ke arah meja di kecil di samping tempat tidurnya. Ada sebuah frame berwarna kayu yang sengaja di letakkan menelungkup di atasnya. Yoonkyu beringsut mendekati meja itu. Perlahan, diraihnya frame itu, lalu menatapnya.

“Kenapa saat itu kau tidak mengatakan apapun? Karena kau belum mengatakan apapun sampai saat ini, apa itu artinya kita belum resmi putus?” Yoonkyu mengelus wajah namja yang berdiri di sebelahnya dalam foto itu. Dalam foto itu terlihat Yoonkyu sedang tersenyum lebar sambil merangkul lengan namja yang berdiri di sebelahnya. Ne, itu adalah foto Yoonkyu dan Baro –mantan pacar Yoonkyu- yang mereka ambil di kencan pertama mereka 3 bulan yang lalu. Kini mereka sudah putus. Lebih tepatnya, Yoonkyu yang menyatakan putus.

Yoonkyu dan Baro adalah stubborn couple, mereka sama-sama keras kepala. Yang satu kukuh dengan egonya yang selalu ingin menghabiskan banyak waktu dengan teman-temannya untuk bermain futsal, dan yang satu emosional, terlalu manja dan selalu ingin diperhatikan setiap saat. Hal ini yang selalu memacu pertengkaran di antara mereka. Terakhir, mereka sudah sama-sama hilang kesabaran.

Flashback

Yoonkyu mendatangi Baro yang baru saja selesai bermain futsal.

“Baro-ya, aku mau bicara.”

“Ne, bicaralah.” jawab Baro santai sambil mengelap keringat di dahinya dengan handuk kecil berwarna merah.

“Aku mau…kita putus…”

Deg. Tentu ini membuat Baro kaget. Selama ini mereka memang sering sekali bertengkar karena ego masing-masing. Tapi ini pertama kalinya Yoonkyu meminta putus.

“Mm…mwo?”

Yoonkyu menghela nafas, “Aku lelah dengan hubungan kita yang selalu seperti ini. Aku lelah kalau harus selalu marah-marah setiap weekend karena kau selalu bersama teman-temanmu. Jadi lebih baik…we’re over…”

Deg. Baro tidak menyangka Yoonkyu sudah membuat keputusan bulat untuk putus dengannya, ia bisa melihat dari mimik wajahnya. Baro yang biasanya berusaha menenangkan Yoonkyu, kali ini tidak berkata apa-apa. Ia pun berpikir kalau apa yang dikatakan Yoonkyu barusan memang benar, ia juga merasakan apa yang dikatakan Yoonkyu barusan. Ia juga lelah dengan semuanya, ia lelah dengan sikap Yoonkyu yang tidak pernah dewasa. Akhirnya Baro membiarkan Yoonkyu pergi tanpa menahannya. Padahal di sisi lain, Yoonkyu berharap Baro menahannya dan membujuknya untuk kembali bersamanya.

Flashback end

 

“Do you know? I’m still loving you…” gumam Yoonkyu. Masih sambil menatap foto itu. Tiba-tiba tatapannya beralih pada ponsel yang tergeletak di dekat bantalnya. Diletakkannya foto tadi, dan diraihnya ponsel itu. Tergambar jelas di wallpaper ponselnya ada seekor boneka beruang berwarna coklat dan satunya berwarna pink, yang biasa orang-orang sebut dengan Rilakkuma dan Korilakkuma, dua ikon beruang yang ia dan Baro sukai.

“Hah? 09:09? Aigoo pasti ada seseorang yang sedang merindukanku.”

I’m missing you, do you remember me? *dering hp

“Ya ya!” Yoonkyu benar-benar kaget ponselnya tiba-tiba berdering. Dan kekagetannya berlanjut saat ia baru sadar kalau nama si penelepon yang terpampang di ponselnya saat ini adalah ‘Baro’. Ne, dia masih menyimpan nomor Baro. Hanya saja tidak lagi dengan nama ‘Nae Chagi’.

Dengan gemetar, Yoonkyu mengangkat telepon dari Baro.

“Yeo…yeoboseyo…” bahkan kini Yoonkyu memegang ponsel dengan kedua tangannya.

“Kau belum tidur?”

“Nn…ne. W-wae?”

“Turunlah. Aku sudah di depan rumahmu.”

“MWO?”

Tak percaya dengan apa yang ia dengar, Yoonkyu pun meloncat (?) dari tempat tidurnya menuju jendela. Disingkapnya gorden berwarna coklat krem itu dengan cepat, dan didapatinya seorang namja yang sudah ia rindukan hampir dua minggu ini.

Tanpa sadar, ia menutup sambungan teleponnya dan berlari keluar.

“A…ada apa?” tanyanya gugup.

“Beogeoshippo…”

“MWO?”

“Nan neol beogeoshipposseo.”

Yoonkyu maish mematung tanpa suara. Baro menghela nafasnya berat.

“Apa kata-kataku masih belum jelas?”

Mata Yoonkyu mulai berkaca-kaca. Tanpa sadar, ia menutup mulutnya sendiri. Tak sampai 5 detik kemudian, ia berlari menghambur memeluk Baro. Baro sontak terperanjat.

“Yoo…Yoonkyu-ah…”

“Na do…na do beogeoshipposseo…na do beogeoshipposseo…” terdengar suara Yoonkyu yang berbicara sambil menangis. Ne, dia memang yeoja yang cukup cengeng.

“Yoonkyu-ah…” Baro masih terperangah kaget.

Yoonkyu melepaskan pelukannya. Ia mendongakkan kepalanya, menatap Baro yang tingginya berbeda sekitar 15cm darinya.

“Neol saranghae…”

Baro mulai kembali ke alam sadarnya. Perlahan, sebuah senyuman manis tersungging di bibir manisnya. Tangannya bergerak menuju belakang kepala Yoonkyu. Dielusnya rambut Yoonkyu dengan begitu lembut.

“Na do, chagi…na do…”

Yoonkyu tersenyum lega. Akhirnya setelah sekian lama tidak mengungkapkan rasa cinta dan mendengarnya, kini mereka kembali mengungkapkan dan mendengarnya. Ini begitu melegakan bagi mereka.

“Mianhae, chagi…mianhae jika selama ini aku terlalu egois, tidak mau memperhatikan keinginanmu…” lanjut Baro sambil menggenggam tangan Yoonkyu.

Yoonkyu menggelengkan kepalanya, “Ani, chagiya…aku juga salah…aku juga minta maaf ne atas keegoisan dan sifat kekanak-kanakanku selama ini…”

Baro tersenyum lega, “Baiklah kalau begitu, kita memang sama-sama salah. Aku berjanji, mulai saat ini aku akan berubah.”

“Na do, chagi…”

Mereka saling menatap dan tersenyum.

“Tapi…selama ini aku belum pernah mengatakan putus denganmu kan?”

Mata Yoonkyu membulat.

“Jadi, aku tidak usah memintamu untuk kembali ne?” Baro memamerkan deretan gigi hamsternya, salah satu hal yang Yoonkyu rindukan dari namja chingunya itu.

Yoonkyu tersenyum, “Ne, aku masih yeoja chingumu…chagiya…”

“Na do, chagi. Aku juga masih namja chingumu.”

Mereka saling menatap dan memberikan senyuman termanis. Menikmati malam yang indah ini, dalam atmosfer cinta yang begitu menenangkan.

7 thoughts on “09:09, Someone’s Missing You (drabble)

  1. Na Eun Young says:

    Wuah~~ keren ff nya.. ^^

  2. primighty01 says:

    Kependekan eon~ Hehehe panjangin lg… XD
    serasa ngebayangin MV B1A4 Only Learned itu tuh 😀

    • Puput Levina says:

      aaaaaahh ternyata ini nae saengi 😀 gomawo for follow, ane follback nih hehe.

      drabble saeng hehe. wah iya aku baru nyadar, iya juga ya, baro lagi hehe. gomawo yo udah visit and baca ^^

      • primighty01 says:

        ehehe terlalu semangat krmn, aku smpe lupa cantumin nama 😀
        gomapta jg eon udah follback ^^

        kenapa bukan Jinyoung eon?? hehehe~ (suka2 author dong kkk)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s